Arti Desember


Arti Desember~
Desember. Fyuh, akhir tahun yang menyenangkan. Itulah Desember. Penuh tawa. Penuh kebahagiaan. Penuh cerita. Bulan terakhir disetiap tahunnya. Bulan yang menurut gue spesial. Bulan yang menurut gue indah. Karena dalam Desember, semuanya melebur jadi satu. Semuanya kelihatan nyenengin. Semuanya.... Indah dimata gue. Dan kenapa gue bilang Desember itu spesial, karena dibulan inilah gue pertama kali lihat yang namanya dunia. Kebesaran Tuhan yang nggak ada tandingannya. Gue lahir dari seorang Ibu yang menurut gue luar biasa tangguh. My Mom My Superhero. Loveyou a lot Mom. Dan sekarang, atas didikan beliau yang menurut gue luar biasa, gue tumbuh jadi anak yang.... Yah, bisa dibilang nggak bengal-bengal banget, hehehe. Dan nggak kerasa, gue udah tujuh belas tahun. Dimana seseorang disebut udah dewasa, udah ngerti banyak hal. Umur emas, katanya. Padahal feeling gue, gue baru aja ninggalin masa kecil gue kemarin. Baru kemarin pagi gue masih dimandiin nyokap. Baru kemarin siang gue masih disuapin nyokap. Dan baru kemarin malam gue masih tidur bareng nyokap. Tapi sekarang? Fyuh, gue udah gede, kata nyokap. Padahal menurut gue, gue masih kecil, masih pengen dimanja, masih pengen diomelin kayak anak kecil, hehe. Pokoknya omelan kayak gitu tu nyenengin. Menurut gue.
Desember. Bulan sederhana. Bulan favorit gue setelah Januari. Kenapa gue suka Januari? Karena Desember-Januari itu bulan istimewa. Bulan penuh kebahagiaan. Dalam Desember, gue ngerayain yang namanya pengurangan umur. Alias ultah. Nah, dalam Januari, gue ngerayain yang namanya pergantian tahun. Double happy. Ultah dan Tahun Baru. Satu paket yan sempurna. Kumpul, ketawa bareng, berbagi kebahagiaan sama orang-orang tercinta. Unsur penting yang ada dibulan Desember. Komplit. Lebih komplit dari bebek goreng H. Slamet favorit gue. *ngawur* **

Desember. Bulan dimana gue banyak bersyukur. Bersyukur karena masih ada umur buat gue. Bersyukur karena nilai raport semesteran yang nggak begitu mengecewakan. Dan bersyukur dibulan spesial gue, gue masih dikelilingin orang-orang yang gue sayangi dan cintai. Terutama Bokap sama Nyokap yang luar biasa. MySister yang super nyebelin tapi lucu. Sahabat-sahabat yang masih setia duduk dan jalan disebelah gue gimanapun keadaan gue. Sempurna. Sampe kadang, gue malu mau minta lebih sama Tuhan. Karena Tuhan udah terlalu baik sama gue. Dia kasih gue orangtua yang baik dan sayang sama gue. Sahabat yang setia mengisi hidup gue, kasih warna disetiap harinya sampai saat ini. Itu semua lebih dari cukup buat gue. Karena cuma kehadiran mereka yang gue butuhin didunia ini. Mereka yang terbaik. Loveyou MyParents. Loveyou MyFriends. And Loveyou MySister. Tanpa kalian, hidup gue hampa, sepi, nggak seru, nggak nyenengin. Tuhan emang Maha Baik, Maha Sempurna. Dia kasih gue
kebahagiaan ditengah-tengah hidup gue. Thanks a lot Allah SWT. **
Desember. Wish for this month. Semoga semuanya selalu berjalan indah sesuai alur yang ditetapkan Tuhan. Selalu ada Desember berikutnya buat gue. Selalu ada Desember menyenangkan yang menyapa gue setiap tahunnya. Akhir tahun adalah kegembiraan tersendiri buat gue. Dan buat gue gimanapun keadaan gue dibulan Desember. Gue tetep happy. Asal ada Nyokap, Bokap, Sahabat-sahabat gue. Gue udah ngerasa Desember gue sempurna. Simple, right?
Desember. No cry and without tears. Meskipun single *ehem, uhuk* gue termasuk dalam jajaran single happy lho, hehe. Kenapa bisa happy? Karena gue selalu anggep, nggak cuma pacar, gebetan atau apalah yang bisa bikin gue happy. Gue bisa happy meskipun tanpa makhluk bernama pacar, wkwkwk. Pacar? Mitos buat gue. *kibasponi #gubrak. Ada hal-hal lebih penting yang mesti gue pikirin selain pacaran. Tetep ye, jangan anggep gue nggak suka cowok. Gue masih suka cowok kok. Swear! Jodoh ada yang ngatur. Dan nggak akan ketuker kayak disinetron-sinetron, wkwk *plak. **
Desember. Sepotong kebahagiaan buat kalian. Secuil kenangan buat hidup gue. Segenggam kisah manis dengan asa tinggi yang kesimpen rapi di otak dan hati gue. Desember. Sebut saja selalu bermakna. Penuh warna. Penuh cinta. Penuh asa yang tak akan pernah putus. Buat gue dan kalian. Dad, Mom, Friends. And All. Dan untuk Allah yang memberi hidup dan napas ini. UntukNya yang Maha Segalanya.

 
Created By: @DeviMrz - Dv Rahma Devi

0 komentar:

Posting Komentar