Bohong!

Kalian pernah mendengar kata bohong? Kalau pernah, apa yang langsung terpikirkan di kepala kalian?

Lalu, kalian pernah dibohongi? Atau membohongi mungkin?

Kata bohong adalah kata yang paling tidak saya sukai. Apalagi jika kata bohong itu sudah berubah menjadi 'dibohongi'. Kalian pernah di dibohongi? Saya pernah :)

Bagaimana rasanya dibohongi? Saya akan menceritakannya sedikit.

Rasanya seperti dianggap bodoh dan tolol. Dengan mudahnya dibohongi. Saya memang terlalu mudah percaya, tapi bukan berarti saya bodoh dan mudah dibohongi. Kalian tahu bagaimana rasanya dibohongi dan dipermainkan oleh orang yang sangat kalian percaya? Rasanya aneh. Dikepala hanya ada dua kata; Kok bisa? Hanya itu.

Saya bukan pendendam. Tapi saya bukan manusia yang mudah melupakan. Dendam hanya akan membuat saya susah sendiri.

Kalian pernah berharap kan? Lalu bagaimana rasanya ditengah kalian berharap, harapan kalian hanya dianggap lelucon tak penting? Rasanya seperti terbang lalu dihempaskan sekeras-kerasnya. Kalian definisiksan sendiri bagaimana rasanya.

Kalian boleh sebut saya sok bijak, atau apalah. Hanya hanya ingin membagi kisah yang lumayan berhasil membuat saya banyak berpikir. Kenapa saya bodoh? Kenapa saya terlalu mudah percaya? Dan kenapa saya bisa di bohongi?

Ini bukan kebohongan sepele, kebohongan ini sudah berhasil merusak harapan saya. Itu yang membuat saya kecewa dan selalu berpikir dua kali sebelum mempercayai orang yang baru saya kenal.

Selamat malam, semoga kalian memahami maksud tulisan aneh saya malam ini ;)

@DevyMrz

1 komentar:

janet mengatakan...

memang benar tuh,

Posting Komentar